Gejala dan Pencegahan Pengerasan Hati

Anda sedang menderita pengerasan hati ? berikut kami informasikan gejala dan pencegahan pengerasan hati yang mesti anda kenali dan anda lakukan supaya bisa terhindari dari berbagai dampak buruk yang dapat berakibat fatal.

Gejala dan Pencegahan Pengerasan Hati

Gejala yang muncul dari pengerasan hati ini tergantung dari tingkat keparahan penderita, namun pada tahap awal biasanya tidak menimbulkan gejala yang serius bahkan penderita sama sekali tidak merasakan gejala apapun.

Namun, apabila penderita pengerasan hati sudah masuk ke tahap keparahan kronis, maka segala gangguan bisa muncul dan dapat terasa sangat jelas. Organ hati masih bisa berfungsi, akan tetapi jika keparahan tersebut sudah menyebar luas maka hati dapat kehilangan fungsinya.

Maka dari itu, kenali gejala dan pencegahan pengerasan hati mulai sekarang sehingga jika anda mengalami gejala yang sama bisa langsung melakukan pemeriksaan dan mendapatkan penanganan dengan cepat dan tepat.

Nah, berikut ada beberapa gejala pengerasan hati yang paling umum dirasakan oleh penderita, antara lain :

  • Mual dan muntah
  • Demam disertai menggigil
  • Kehilangan selera makan secara drastis
  • Sering mengalami kelelahan hebat
  • Turun dan naiknya berat badan secara tiba-tiba
  • Rambuh jadi mudah rontok
  • Mudah mengalami memar dan berdarah, seperti mimisan, gusi berdarah.
  • Terjadinya pembengkakan pada pergelangan kaki dan perut atau edema
  • Area sekita hati akan terasa sakit bila ditekan
  • Kulit dan putih mana berubah warna menjadi kekuningan
  • Mengalami kebingungan
  • Muntah darah
  • Dan warna tinja menjadi gelap

Namun, jika anda mengalami muntah darah dan tinja yang berubah warna menjadi gelap maka anda sudah memasuki tahap stadium akhir dari penyakit pengerasan hati (sirosis hati).

Dimana hal ini terjadi karena darah tidak mengalir dengan benar menuju organ hati sehingga darah terpaksa melewati pembuluh darah kecil dan lebih rapuhnya lagi ada di bagian perut dan kerongkongan.

Apabila pembuluh darah kecil tersebut pecah karena tekanan darah tinggi, maka bisa menyebabkan pendarahan dalam sehingga memicu munculnya darah pada saat muntah dan buang air besar.

Jika sudah seperti itu, maka organ hati tidak akan berfungsi atau kehilangan fungsinya. Karena hati memiliki fungsi untuk membuang zat-zat racun yang berbahaya di dalam tubuh.

Oleh karena itu, apabila fungsi hati mengalami gangguan atau kerusakan
maka bisa berefek pada organ lainnya yang berhubungan sehingga tidak bekerja dengan baik dan bisa menyebabkan kematian.

Dan untuk mencegah terjadinya pengerasan hati, berikut ada beberapa cara pencegahan yang bisa anda lakukan untuk mengurangi risiko terjadinya pengerasan hati. Diantaranya :

  1. Batasi dalam mengonsumsi minuman beralkohol, karena minuman tersebut sudah sangat jelas menjadi penyebab kerusakan fungsi atau organ hati.
  2. Lindungi tubuh dari hepatitis, dimana penyakit menular seperti hepatitis B dan C sangat cepat menyebabkan pengerasan hati. Dan anda bisa melakukan vaksinasi untuk mencegah terjangkiti hepatitis B, serta hindari menggunakan jarum suntik secara bergantian.
  3. Konsumsi makanan sehat, seperti sayuran dan buah-buahan rendah lemak untuk membantu menurunkan lemak berlabihan yang ada di dalam tubuh.
  4. Olahraga, untuk menurunkan berat badan serta menjaga berat badan agar tetap ideal sehingga bisa menghindari terjadinya penumpukan lemak di dalam tubuh.

Itulah beberapa gejala dan pencegahan pengerasan hati yang mesti anda kenali sehingga bisa terhindar dari dampak buruk yang dapat berakibat fatal nantinya.

Demikian pembahasan kali ini, semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda yangs sedang ingin mengetahui seputar penyakit pengerasan hati. Lekas sembuh dan Salam sehat

Salah satu obat tradisional sembuhkan pengerasan hati dengan cepat adalah QnC Jelly Gamat. Berminat untuk memesan? silakan langsung hubungi kontak kami di (0812.1445.0888 TLP/SMS/WA).

Sumber Materi :
https://www.walatraasli.com/ciri-ciri-pengerasan-hati/

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *